Berbagi Informasi Menarik!

5 Tips Dasar Membuat Desain Logo untuk Pemula

5 Tips Dasar Membuat Desain Logo untuk Pemula

Merancang atau membuat logo perusahaan, terkadang terdengar merupakan hal yang mudah. Tapi faktanya, logo sendiri dibuat tidak hanya sekedar gambar saja. Sebuah logo harus memiliki makna yang dapat menentukan tinggi atau rendahnya suatu brand. Itulah kenapa, Anda harus paham terlebih dahulu cara membuat desain logo yang baik dan benar.

Lalu, bagaimanakah cara yang paling efektif dalam membuat sebuah logo? Simak berikut beberapa tips yang wajib Anda ketahui terlebih dahulu.

1.     Buatlah Desain yang Unik dan Cerdas
Keunikan di dalam sebuah logo adalah hal yang sering terucap, namun sayangnya sangat sulit diimplementasikan. Sebelum Anda membuatnya, tanyalah pada diri Anda sendiri “Bagaimana caranya sebuah logo dapat menjadi identitas suatu merek ternama?” Jawabannya sangat sederhana, loh. Yaitu, dengan membuat logo tersebut unik.

Dalam membuatnya, hindari meniru logo yang sudah ada atau mencari inspirasi logo. Karena, hal tersebut dapat membuat originalitas logo yang Anda buat menjadi tidak unik lagi, atau bahkan akan terkesan sama dengan logo lainnya.

2.     Membuat Logo Sederhana
Terbukti, jenis logo sederhana adalah yang paling berkesan dan mudah diingat. Contohnya seperti logo merek produk peralatan olahraga Nike, yang tampak seperti sebuah ‘centang’, padahal maknanya lebih dari itu. Membuat logo bukan semata-mata tentang kemampuan Anda dalam membuat sebuah ilustrasi keren. Tapi lebih menitik beratkan pada tes presentasi akal dan wawasan Anda di dalam desain.

Terkadang membuat logo tidak harus menulis nama merek maupun caption. Contohnya logo Nike. Meski tidak menggunakan nama, tapi ketika digunakan pada papan tanda dan pamplet, orang bisa langsung tahu logo itu milik brand tersebut.

Membuat logo yang keren dan tampak rumit, akan sulit untuk mengidentifikasinya. Sehingga, gagal dalam menarik perhatian target konsumen atau pemirsanya.

3.     Logo Harus Serbaguna
Kesuksesan pembuatan desain logo adalah memiliki fleksibilitas yang baik dan serbaguna. Logo tersebut harus cocok digunakan untuk kegiatan apapun. Misalnya, bisa jadi logo yang Anda buat bagus terlihat di poster maupun billboard, tapi apakah bagus juga ketika dipasang di cangkir kopi, atau tumbler? Hal ini perlu diperhatikan agar dapat membuat logo tersebut populer.

Desain yang Anda buat harus bagus ketika diaplikasikan pada berbagai hal. Sama baiknya juga ketika ditampilkan pada tempat dengan beragam varian warna, baik itu putih, abu-abu, maupun hitam.

4.     Memiliki Makna yang Dalam
Sederhana dalam pembuatan logo, bukan berarti tanpa makna. Justru, filosofi pembuatan logo itu menyederhanakan makna yang tadinya luas dan rumit ke dalam sebuah logo yang simple dan unik. Setiap logo harus memiliki ceritanya sendiri. Idealnya, dalam pembuatan logo harus terdapat dua kisah berbeda. Pertama yang sudah jelas, dan satunya lagi yang tersembunyi.

Sebuah logo harusnya tidak hanya sekedar karya seni saja. Namun, memiliki beberapa pemikiran yang dalam dengan konsep terperinci.

5.     Mempelajari Software dan Menyelesaikan Logo
Semua poin di atas berkutat tentang teori pembuatan logo. Selanjutnya, praktikan cara pembuatannya dengan mempelajari berbagai software untuk membuatnya. Ada banyak aplikasi yang bisa Anda kuasai, seperti Adobe Illustrator, atau Corel Draw. Tapi, sebelum berkutat dengan komputer, alangkah lebih baiknya anda lakukan pengsketsaan terlebih dahulu.

Setelah mendapatkan ide, lalu menuangkannya pada sketsa, barulah Anda buat menggunakan software tersebut.

Demikian tips cara membuat desain logo untuk pemula. Kesimpulannya, Anda tidak perlu mengeluarkan skill desain untuk membuat suatu konsep yang rumit, karena pada dasarnya, logo yang sederhana namun bermaknalah yang nantinya mudah memikat pemirsa yang melihatnya.
0

0 komentar:

Posting Komentar